kau ambil jengkal-jengkal waktuku
kau butakan sebagian lelangkahku
kau asuh aku dalam lenamu
hingga gelap mata hatiku
ku berlindung ke Pemilik Sejatimu
senyum bahagia semuanya semu ;
ku merindu resah ini atas-Mu
ku kangen galau kini pada-Mu
ku tertikam tangis dalam belaian-Mu
ku peluk derita mereguk nikmat-Mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar