Sebutir Debu

"Sengaja kusanding kutera gerimis, agar bulan tak cemburu pada debu yang menangis."

Selasa, 03 April 2012

Boleh...

Boleh...
kau tawan cintaku
sebab itu milikmu,
Baca selengkapnya »
Diposting oleh sebutir debu di 20.48 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Enung Nur Laila, Sajak

Ranum

Terkatup mengulum rindu
mengurai melukis mimpi,

seringai mengolok pekik
pedih-perih di dasar hati,
Baca selengkapnya »
Diposting oleh sebutir debu di 20.38 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Enung Nur Laila, Sajak

?

Angin apa
yang menerbangkan batu
ke pelataran rumahku?
Diposting oleh sebutir debu di 20.26 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Enung Nur Laila, Sajak
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Daftar Links

  • cerpen kompas
  • lampung post, sastra
  • puisi-puisi indonesia
  • sajak-sajak pertiwi
  • sastra indonesia
  • sinar harapan, seni
  • suara karya, budaya




Arsip Blog

  • ▼  2012 (16)
    • ►  Oktober (1)
    • ▼  April (3)
      • Boleh...
      • Ranum
      • ?
    • ►  Maret (12)




enung.nurlaila80@yahoo.co.id

Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.